SMP NEGERI 11 BELAJAR MULOK EKONOMI SYARIAH DAN BAHASA ARAB

VISI

Berlandaskan Iman dan Taqwa SMP Negeri 11 Kota Tasikmalaya Unggul dalam Prestasi pada Tahun 2010

M I S I

1. Meningkatkan kualitas layanan jasa pendidikan yang berorientasi kepada kepuasan pemakai/masyarakat.

  1. Menyelenggarakan program pendidikan yang berakar pada nilai – nilai agama dan budaya masyarakat dengan tetap mengikuti perkembangan dunia luar.
  2. Meningkatkan prestasi dalam bidang ekstrakurikuler sesuai potensi yang dimiliki.
  3. Meningkatkan proses belajar mengajar yang mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi.
  4. Meningkatkan kualifikasi tenaga kependidikan sesuai tuntutan program pembelajaran yang berkualitas.
  5. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana dan program pendidikan untuk mendukung KBM dan hasil belajar siswa.
  6. Menjalin kerjasama (Networking) dengan intansi terkait, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka pengembangan program pendidikan dan mengikuti perkembangan IPTEK.
  7. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler unggulan yang sesuai dengan potensi dan minat siswa.
  8. Mengembangkan seleksi siswa baru dengan mengacu kepada standar kualifikasi akademik dan aspek moral.
  9. Meningkatkan efektivitas dan efesiensi sumber daya sekolah untuk mendukung keberhasilan proses dan hasil belajar siswa


Selasa, 25 September 2007

APA KABAR ICT !!!!!

Kurikulum baru KTSP khususnya untuk mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) ternyata membuat pihak sekolah selain kerepotan menyediakan perangkat komputer, ternyata juga membuat pusing para kepala sekolah untuk menyediakan tenaga pengajarnya. Sebab SDMnya masih terbatas, untung ada beberapa gelintir guru/PNS yang masih sanggup membantu mengajar mata pelajaran tersebut, karena ia cukup mampu untuk sekadar mengajar pada siswa yang levelnya SD atau SMP. Sementara untuk memenuhi tenaga pengajar yang lain terpaksa Kepala sekolah harus mencari tenaga honorer. dengan demikian anggaran pendidikan yang khususnya dana BOS sebagian digunakan untuk membayar tenaga honorer.
Sementara itu untuk memajukan keberhasilan mata pelajaran tersebut SDM pengajarnya kebijakan Pemerintah melalui ICT mengadakan Pelatihan Jardiknas yang diterima oleh sebagian para guru SD-MI/SMP-MTs dan SMA dalam jumlah yang kecil yang sangat tidak sesuai dengan formasi sekolah dan rasa keadilan untuk para tiap guru.
Keberadaan ICT membuat para guru TIK menjadi dewa penolong dan sebagai sumber pusat konsultasi dalam melaksanakan tugas mengajar.
Terima kasih ICT!!!
Hiiddduuuppppp!!!!!

Pelajaran Komputer di Sekolah

Wuah, hebat gebrakan kurikulum yang yang dikenal dengan istilah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) , dalam laporan siswa bukan lagi mata pelajaran mulok tetapi sudah menjadi bagian mata pelajaran intra. Sementara pengadaan perangkat komputer yang sudah ada semuanya merupakan pembelian masyarakat khususnya melalui Dewan sekolah/komite sekolah. Sampai saat ini rasanya belum ada sekolah yang dikirim oleh pemerintah perangkat komputer sebanyak 1 kelas lengkap dengan komputer server dan jaringan beserta softwarenya. Kita pada tahu dana pemeliharaan perangkat tersebut sangat besar baik hardware maupun software. Sementara pemerintah sampai saat ini belum mampu menyediakan dana untuk keperluan tersebut. Padahal bila mata pelajaran tersebut ruang komputernya tidak memilki komputer server, dapat dibayangkan untuk mengajar 40 siswa betapa repot dan hasilnyapun jelas tidak akan maksimal. Oleh karena itu kepada instansi terkait untuk ikut segera menyediakan dana tersebut sebab mulai beberapa tahun lalu dana masyarakat dibatasi sekali.
terima kasih.

SABAR

Pusing, lieur, rudet, kitu jeung kitu bae manusa lamun keur diuji ku loba masalah, boh masalah di imah atawa maslah di tempat pagawean. Anu antukna kadiru kadieu jadi murang mareng babari kasinggung. Sakalieun di hareupeun barudak bari ngawuruk hate mereketkeun sangkan paripolah teu kapangaruhan ku eusi jero hate, tapi lamun seuk meunang katugenah ti batur sakaligus hate jeung kalakuan jadi murang mareng. Padahal jang jalma anu pagaweanana ngawuruk atanapi guru kudu pisan gede kasabaran.